35. [Tumben Sweet]

1201 Kata

Sayang boleh, tapi jangan terlalu possesif . . . "Gaffa sayang, nanti pulang bareng yaaa. Pliss" Ucap Abel dengan memohon. Gaffa yang melihat dan mendengar ucapan Abel hanya diam tanpa membalas. Abel menghampiri Gaffa yang sedang duduk memainkan ponselnya. "Gaffa, lo lagi ngapain sih?" "Diem lo," Gaffa mulai mengetik beberapa huruf yang menjadi kalimat untuk dikirim pada Zara. Gaffa; Gue kesekolah lo ya? Abel melihat isi pesan itu. "Lo mau ngapain ke sekolah Zara?" Gaffa menoleh sinis. "Bisa nggak lo pergi? Gue mual liat muka lo." Abel cemberut, "Gaffa kok gitu? Gue cuma nanya, gue nggak suka lo mesra-mesraan sama Zara. Kan lo tau gue suka sama lo." Gaffa berdiri sambil mendorong meja. "Banyak omong." Gaffa pergi keluar kelas. Bagas dan Vito pun menyusul mengejar Gaffa. "Gaff

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN