Sayang boleh, tapi jangan terlalu possessif . . . Zara dan Arsen sedang berada dalam satu ruangan. Iya, mereka sedang diintrogasi dengan guru wali kelasnya. Entah kenapa peraturan di sekolah ini sangat ketat. Elit tidak menjamin yang namanya kebebasan. Perlu kalian ketahui, mereka dipanggil kesini karena tempo hari ada yang memotret Arsen saat mencium bibir Zara. Ada yang tidak suka dengan hubungan pertemanan mereka, dan juga peraturan sekolah ini yang dianggap aneh oleh anak-anak. Karena banyak sekali aturan. "Zara, kamu ini kalau di Indonesia memang begini ya?" Tanya Bu Elza. "Maksud ibu?" Tanya Zara dengan bingung. "Zara nggak gitu, Bu. Dia nggak salah, saya yang salah." Saut Arsen. Bu Elza hanya tertawa sinis. Lalu ia bilang. "Nggak usah sok ngebelain, kalau kamu juga sam

