29. [Ldr yang Tak Kunjung Selesai]

1077 Kata

Sayang boleh, tapi jangan terlalu posessif . . . Gaffa pagi ini pulang ke rumah, acara camping-nya telah selesai. Gaffa mulai membereskan barang-barang bawaannya untuk ditaruhnya ditas. Sama halnya seperti Vito dan Bagas. "Vit, sabar dulu ya, duitnya belom ada. Pulang dari sini, gue mau ke bengkel lagi." Ucap Gaffa seraya membereskan barang-barangnya. "Yaelah, kan gue udah bilang, lo gantinya kalo ada aja." Gaffa terkekeh. "Ya tapi kan gue nggak enak." "Halah nggak enak-nggak enak, biasanya juga bodo amatan lu," "Yang ini beda, ini masalah duit. Kali aja lu butuh, kan." Bagas menyamber. "Gue mau minjem duit lu juga dong, Vit." Bagas menyengir. Vito melempar bebatuan kecil yang ada didepannya. "Bangke lu! Miskin dasar." "Besok gue kaya, tar lu kaget. Mending miskin di dunia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN