Sayang boleh, tapi jangan terlalu posessif . . . Sesuai niat dan ke setuju an kalian, aku akhirnya bikin part spesial ini nih buat kalian. Selamat menikmati ××××××××× "HAH? SUMPEH LO? Sejak kapan?" Tanya Vito dengan lebay. Bagas tertawa. "Apaan? Lo suka sama dia? Nggak-nggak. Bukan level lo. Dia terlalu WAH. Kelas atas men." "Lo pikir gue jelek?" Gaffa kesal. "Kalo lo jelek, gue apaan?! Heh, lo bukan jelek, tapi ya gimana ya, itu anak banyak banget yang suka. Coba deh lo pikir, lo pacaran sama dia bakal banyak cobaan bro." "Gua siap." Jawab Gaffa dengan percaya diri. "Kok gue baru tau sih, sejak kapan lo suka sama dia? Siapa namanya?" Tanya Vito. Gaffa memukul kelapa Vito. "Temen sekelas. Masa nggak tahu." Vito mengusap kepalanya. "Sakit anjirrr. Ya yang mana? Di kelas kan

