Badai gila. Enak saja semalam dia menceracau mengajak bercinta di sini. Ini tempat umum dan Embun juga masih merasa sedikit lemah. Mungkin karena dia kemarin merengek minta pulang, jadi Badai menyimpulkan kalau dia sudah sembuh total. Padahal badannya memang masih terasa lemas. Meski dia sudah bisa makan dan tidak mual muntah lagi, tapi entah kenapa kehamilannya ini membuat dia merasa sedikit lebih rentan. Tentu saja Embun langsung menggerutu saat pria itu mengatakan hal yang m***m. Dan Badai tentu saja tidak mudah menyerah. Semalaman suntuk pria itu menggodanya. "Pagi Dokter Kania." Embun langsung menoleh saat Badai mengucapkan salam kepada Dokter Kania yang baru saja sampai ambang pintu kamar. Pagi ini Embun belum sempat cuci muka, bahkan sikat gigi. Dia baru saja ban

