"Ndut." "Hem." Badai tidak bisa membuat Embun tersenyum untuk saat ini. Semalam dia benar-benar tidak berkutik saat Embun mendengar pernyataan yang keceplosan tentu saja. Kata cinta itu di dengar oleh Embun, dan membuat wanita itu langsung menatapnya meminta penjelasan. Untung saja saat itu mamanya memanggil mereka berdua. Dan mengalihkan semua interogasi yang tentu saja akan di lancarkan Embun. Tapi kehadiran Wanda akhirnya mengalihkan semuanya. Semalam Embun tidur meringkuk di ujung tempat tidur. Tidak mau di sentuhnya. Entahlah Badai juga tidak memahami Embun. Padahal semalam dia sudah melunak dengan Wanda. Adiknya itu meminta maaf kepada Embun. Dan dengan diiringi tangisan mereka berdua saling berpelukan dan memaafkan. Di pikir Badai itu sudah membaik. Maka dia sema

