Embun tidak percaya. Kata Cinta itu menurutnya kamuflase. Dia tidak pernah percaya kata itu lagi setelah Iwan mematahkan hatinya. Membuat kata cinta itu menjadi hanya sebuah kata yang tidak bermakna. Setiap orang juga pasti bisa mengucapkan itu. Tanpa sesuatu yang berarti. Tetapi sebenarnya saat mendengar Badai mengucapkan itu kemarin, hatinya bergetar. Dia sempat membeku untuk beberapa saat. Tapi kemudian suara dering ponsel Badai membuat semuanya jadi terlupakan. Badai mendapat panggilan dari markasnya, ada kebakaran hebat di salah satu hotel. Dan mereka membutuhkan Badai. Akhirnya Badai tidak banyak berbicara saat mengantarkan dia pulang. Dan seperti biasa Badai tidak pulang semalam. Bahkan sampai sesiang ini pria itu juga belum ada kabarnya. Embun merasa resah. "Sayang,

