Badai terdiam. Dia masih belum bisa mengatakan apapun. Saat ini dia terlalu terkejut saat mengamati bayi mungil yang jin tengah di dekap oleh Embun. Putri kecilnya sedang menyusu dan tampak sangat lucu. "Cucu Mama cewek semua ya. Yang cowok cuma punya Wanda." Celetukan mamanya menyadarkan Badai. Dia menoleh ke arah sampingnya dan mendapati sang Mama kini sudah berdiri di sampingnya. Dan tersenyum dengan lembut. Benar juga ucapan sang Mama. Anaknya Kak Aya juga cewek, sedangkan Wanda yang sudah melahirkan terlebih dahulu satu bulan yang lalu mempunya seorang putra. "Iya nih ma. Putrinya Badai." Badai menunjuk bayi mungil yang masih di dekap Embun itu. Istrinya itu tampak masih lemah, tapi kondisi semuanya sehat. Mereka sudah di perbolehkan pulang. Dan saat ini Badai mema

