Embun mengusap lagi perutnya. Sepertinya ini sudah saatnya. Kontraksi di perutnya mulai membuatnya susah untuk bergerak. Tadi saat Badai berpamitan berangkat kerja dia memang belum merasakan apapun. Apalagi hplnya masih dua Minggu lagi. Dia juga bisa memperhitungkan sendiri. Tapi memang sejak semalam bayinya sudah jarang bergerak. Sebagai bidan dia tahu dengan pasti kalau tanda-tanda itu terjadi pada ibu yang akan melahirkan. Kalau bayi sudah siap untuk lahir, dia pasti sudah tidak bergerak lagi. Sudah diam dan siap untuk lahir. Embun sedikit teralihkan karena tadi pagi Badai terus merecokinya untuk dibuatkan nasi teriyaki. Sejak mencicipi masakannya, Badai terus merengek ingin dimasakkan apapun olehnya. Sebenarnya itu membuat Embun senang. Pria itu jadi lebih sering makan di r

