31 GALAK

785 Kata

Badai mengunyah permen karetnya dan menggelembungkannya. Bersedekap dan kini menggoyang-goyangkan kakinya. Masih kesal dengan Embun sejak kemarin. Kenapa wanita itu masih terus tidak percaya kalau dia itu serius dengan Embun.   Memangnya dia playboy cap tikus apa? Sehingga sudah punya istri tapi masih melirik wanita lain.   "Bang Badaiiii lama gak ke sini."   Suara Reisa, mantan gebetannya dulu kini sudah ada di dekatnya. Badai sedang berada di taman depan kompleks perumahannya. Dia kesal juga karena Embun melanggar peraturannya.   Harusnya wanita itu tidak bekerja sampai sore begini, tapi saat dia pulang tadi kata mamanya Embun ada panggilan darurat dari klinik.   "Huum banyak kerjaan."   Badai membuang permen karetnya. Dan kini menyugar rambutnya dan merasa tidak nyaman. Sebe

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN