Athalla Onesimo, lelaki berparas tampan yang kini merubah diri untuk lebih baik lagi dari tahun sebelumnya, akibat kesalahan yang sengaja ia perbuat dengan sendirinya. Tampan, gagah, rahang keras masih tidak berubah darinya. Namun sikap, dan sifat yang manis terhadap sesama kini berbubah sedingin es. Kenangan masa lalu yang terus menghantuinya, tidak bisa membuatnya untuk merasakan apa itu hidup. Hidup yang sebenarnya, dalam artian mencari kebahagiaan diri. Namun ia tidak bisa. Mustahil untuknya melakukannya disaat ia sudah menorehkan luka dalam pada seseorang, yang bisa dikatakan sangat berharga untuknya. Satu setengah tahu berlalu, Athalla tidak bisa jika hanya diam dan hidup dalam kebencian. Walaupun hanya satu orang yang membencinya, tapi itu cukup membuatnya merasa terusik. Apalagi

