BAB 15 - Where Are You, Kay?

1673 Kata

Bram dan Clarinta masih saling menatap satu sama lain, mata mereka saling berbicara tentang suatu rasa yang mungkin suatu saat nanti akan meletup keluar. Gadis itu segera menghindari tatapan suaminya yang mematikan. Dia tidak ingin hanyut dalam suasana di antara mereka, akal warasnya masih aktif bekerja, Clarinta tidak lupa bagaimana dia sangat membenci Bram hingga menjulukinya sebagai Bramad. "Terserah kamu karena ini ‘kan kamarmu. Kamu bisa menaruhnya di mana saja," sahutnya sambil mengalihkan tatapannya ke arah lain dan menyapu ke sekeliling kamar, "sudah malam! Aku mau tidur, biar aku tidur di sofa itu saja." Clarinta bergegas berdiri dan hendak beralih ke sofa besar yang terdapat di kamar. "Eiittsss!" Gadis itu kaget ketika tiba-tiba tangan Bram menghentikan langkahnya. Clarinta m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN