*POV AUTHOR* Sejak kejadian mencekam di apartemen, Jinan tidak pernah lagi mendapat teror seperti beberapa waktu yang lalu. Hidupnya kembali tenang seperti sedia kala. Namun Luthfi belum bisa menemui Jinan karena dia sedang disibukkan oleh sidang perceraiannya dengan Ana. Tak ingin memperkeruh suasana, Jinan menuruti saja alur yang dibentuk oleh Luthfi. Siang ini Jinan sudah duduk cantik di kafe tempat Sagara bekerja paruh waktu, yang kini menjadi tempat favorit Jinan menunggu waktu untuk jadwal kuliah berikutnya. Ditemani segelas cokelat dingin dan matcha cupcake kesukaannya, Jinan mengeluarkan sebuah novel milik Luthfi yang diminta paksa olehnya, dulu. Bahkan ketika Luthfi menawarkan akan memberikan yang baru Jinan menolak. Dia kekeh ingin memiliki novel yang kertasnya sudah mulai me

