Sore ini Jinan tidak menghubungi Anto untuk minta jemput. Dengan berjalan kaki sebentar Jinan sudah sampai ke kafe tempat Sagara bekerja paruh waktu. Seperti biasa Jinan memilih duduk di sudut favoritnya. Sagara sudah mengantar pesanan Jinan, tetapi dia sedang sibuk sehingga Jinan membiarkannya melayani konsumen kafe terlebih dulu. Beberapa menit kemudian, Sagara menghampiri meja Jinan. Mereka terlibat obrolan ringan lalu Jinan menyampaikan keinginannya untuk bekerja paruh waktu di kafe milik tantenya Dani. Sagara agak terkejut awalnya, bahkan dia sampai melontarkan pertanyaan yang membuat Jinan shock dan malu bukan main. “Kamu ngapain repot-repot cari kerja sih, Nan? Uang dan fasilitas kemewahan yang dikasih sama Om Luthfi masih kurang?” cetus Sagara. “Maksud kamu apa, Saga?” “Dan

