*POV JINAN* Irza ingin bertemu secepatnya. Katanya ada hal penting yang ingin dibicarakan denganku. Saking inginnya bertemu, dia mau menggunjungi apartemenku yang lokasinya cukup jauh dari kosnya. Irza memang memutuskan untuk tetap tinggal di kosan itu karena sudah merasa nyaman dan juga dekat dengan tempat kerjanya. Irza juga tidak berhenti bekerja meskipun fasilitas dan materi yang diberikan oleh sugar daddy-nya sudah lebih dari cukup untuk membeli sebuah apartemen maupun rumah sederhana dan membiayai kebutuhan sehari-harinya. Namun, berhubung Luthfi tidak mengizinkan orang lain masuk ke apartemen pemberiannya selain aku dan dia sendiri, maka aku memutuskan untuk bertemu Irza di kosan lama atau di mana saja boleh asal nyaman dan tidak di apartemenku. Seperti biasanya beberapa orang se

