Sebagai seorang tahanan waktu, pantauan dari pemberi harapan itu selalu membuat Binar gemetar. Dia tahu hari-hari kematiannya akan datang, dia tahu bahwa hidupnya tidak akan bertahan lama karena memang begitulah takdirnya. Namun kali ini, jika orang itu benar-benar menghampirinya, Binar dengan sangat yakin ingin membuat Corn menjadi manusia meskipun hanya satu menit nantinya. “Jadi orang itu akan datang?” Langit yang mendengar cerita itu dari Binar langsung memasang raut wajah penasaran. “Lalu kamu dengan yakin ingin mengubah Corn menjadi manusia meskipun hanya satu menit alih-alih memohon tentang umur yang lebih panjang. Benar begitu?” Binar mengangguk. “Aku sudah memikirkannya dengan matang. Sudah cukup aku memohon untuk diriku sendiri. Aku sudah sangat bahagia bisa bertemu denganmu se

