“Binar? Sayang?” Gibran Rinanjala langsung memeluk putrinya ketika melihat Binar membuka matanya. Gibran sangat panic ketika mendengar kabar bahwa putrinya dan juga Langit ditemukan tidak sadarkan diri. Dia bertanya-tanya apa yang sedang terjadi tetapi tidak ada satupun penjelasan yang bisa membuat dia mengerti. Tidak ada tanda-tanda keracunan atau apapun tetapi keduanya benar-benar terlihat seperti sedang tertidur dengan nyenyak dan itu sudah berlangsung selama beberapa jam. Gibran bisa mengerti jika putrinya pingsan karena mungkin penyakitnya yang menyebabkan itu terjadi, tetapi Langit? “Kamu baik-baik saja, sayang? Ada yang sakit?” Gibran terus memberondongi Binar dengan pertanyaan, mengalahi istrinya yang harus memaksa suaminya agar tetap tenang. “Sudah, sudah!” Salsabila Rinanjal

