22. MALAM TERAKHIR

1268 Kata

Alma, yang sedang berada di dapur mencoba menenangkan detak jantungnya yang liar, tersentak hingga gelas yang ia pegang hampir jatuh. Ia berjalan perlahan menuju ruang pakaian, mencoba memasang wajah yang tenang. "Ada apa, Marcel?" tanya Alma kaget. ​Marcel berbalik, wajahnya gelap. Ia menunjuk ke arah rak yang kosong. "Ke mana perginya barang-barangmu? Baju-baju yang paling kau sukai, yang sering kau peluk saat kau pikir aku tidak melihat ... kenapa barang-barang itu tidak ada di sini?" ​Alma menelan ludah, mencoba mencari alasan di otaknya yang kini serasa membeku. "Aku... aku memberikannya ke panti asuhan, Marcel. Kau selalu bilang pakaian itu murahan dan tidak pantas untuk wanita di sisimu. Aku hanya ingin membersihkan lemari." ​"Kau memberikannya?" Marcel melangkah mendekat,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN