Setidaknya aku bisa bersyukur ketika kekhawatiranku tidak menjadi kenyataan. *** Hani terbangun di tempat yang didominasi oleh warna putih, sedikit bingung karena dirinya berada di tempat asing. Tempat ini benar-benar bersih, tidak ada benda lain selain ranjang yang ia pakai sekarang. Apa yang terjadi? Seingatnya Hani berada di rumah sakit menemani sang ayah yang belum sadar. “AYAH,” panggilnya memanggil Arya saat ini. Hening, tidak ada siapa pun di tempat ini selain dirinya. Kepala gadis ini juga sedikit berdenyut membuatnya menjadi sedikit linglung. “Ayah ...,” lirih Hani. “Hani,” panggil sebuah suara wanita yang sangat gadis itu kenali—Andin. “Ibu?” “Nak, ini Ibu,” jawab suara itu lagi membuat gadis ini menoleh ke sana ke mari. “Bu ... Ibu ada di mana?” tanya Hani. “Ibu ad

