Aku benar-benar tak bisa berpikir dengan jernih saat itu. Aku pikir akan kehilangan sekali lagi. *** Gadis itu terus menyusuri lorong rumah sakit mencoba mencari keberadaan teman sekelasnya. Langkah Rara terhenti tepat di lorong rumah sakit yang akan menuju ke bagian administrasi. Dia sedikit mengernyit ketika melihat Jonathan duduk di salah kursi tunggu di sana. Dengan segera dia pun menghampiri pemuda itu. “Jo,” panggilnya membuat pemuda itu yang semula fokus dengan ponselnya kini beralih menatap Rara dengan penuh. “Kamu kenapa ada di sini?” tanya Rara sembari duduk. Ketika Hani masuk ke dalam kelompok Jonathan membuat Rara tidak takut lagi berbicara kepada pemuda ini. “Aku sedang mengurus administrasi untuk Hani,” jawab pemuda itu. Rara pun menepuk dahinya pelan, dirinya melupakan

