Karena sudah sibuk mempersiapkan ujian, maka bimbingan belajar diliburkan karena anak-anak diminta fokus dengan ujian mereka. Tentunya tak hanya Hani yang mulai fokus, murid lainnya juga sama. Beberapa ada yang sudah menentukan jika lulus nanti akan mencari pekerjaan, dan sebagian juga sudah mendaftar ke kampuskampus tujuan mereka. “Eh? Hani? Lo di sini?” tanya Glen yang baru saja keluar dari ruang guru. “Hehe iya. Ini mau ke Bu Sinta,” jawab Hani. “Oh.” Kemudian mata pemuda itu melihat ke belakang Hani, membuat gadis ini refleks ikut menoleh membuat Glen yang melihatnya pun seketika tertawa. “Lo nggak bareng Jonathan?” Lantas Hani pun menggeleng, Jonathan entah pergi ke mana sejak tadi, mungkin di tempat biasa, di mana lagi jika bukan rooftop. “Nggak, mungkin dia lagi sibuk.” “Sibuk

