Setidaknya jangan buat aku kecewa. *** “Nak, di ruang tamu ada Jonathan,” ucap Saskia yang menemui Hani di dalam kamarnya. Hani yang awalnya bermain ponsel dengan sigap menegakkan tubuhnya dan menoleh kepada wanita yang baru saja memasuki kamarnya. Sedikit mengernyit karena Jonathan tak menghubunginya lebih dulu jika ke sini. “Baik, Ma. Aku sebentar lagi turun,” jawab Hani. Saskia pun mengangguk dan berbalik untuk kembali ke bawah. Hani pun menjadi gerogi sendiri sekarang ketika akan bertemu pemuda itu. Dan tentunya Hani masih mengingat perkataan Rara tadi sepulang sekolah. ‘Pokoknya kamu harus segera jujur. Tenang, nggak usah malu, toh Jonathan duluan yang bilang perasaannya kepadamu waktu itu, bukan? Begini saja, jika kamu tidak mau menjalin hubungan lebih dari teman ya kamu jujur ap

