Dara memindahkan salad buah yang dibuatnya ke tupperware milik Ibu. Sehabis maghrib manti Hariz akan menjemputnya untuk ke rumah lelaki itu. Membayangkannya saja Dara sudah merinding. "Tenang Dara, you'll be fine" gumam Dara. Tangan perempuan itu sibuk menuangkan Fla puding ke tupperware yang lebih kecil. Atas usulan Ibu dan Mbak Tari, Dara memutuskan untuk membuat puding coklat dengan topping fla dan salad buah. Jadi, orang tua Hariz masih bisa menikmati salad dan para anak-anak muda bisa menikmati puding. "Ciyeee yang mau ketemu calon mertua" Tari duduk di meja makan. Memperhatikan adiknya yang tidak berhenti mondar-mandir di dapur sambil menggumamkan sesuatu yang Tari tidak tau apa. "Mbak cobain pudingnya dong" Dara datang dan memberikan piring kecil berisi puding dan flanya.

