"Mbak Dara, ayo bangun"Suara Ibu dan tepukan di pundaknya membuat Dara mau tak mau membuka matanya, perempuan itu melirik jam di Handphonenya yang menunjukkan pukul setengah 4 pagi. "Ayo cepat mandi, sholat subuh baru makan, mbak MUAnya sudah datang" "Halo mbak Dara" Dara tersenyum menatap Mbak Mira yang tengah menata alat makeupnya di meja di bantu asistennya. "Halo mbak" "Ayo mbak kita mulai, Bismillah ya mbak Dara" Dara berusaha keras untuk tidak jatuh terlelap, kombinasi dingin dari AC kamar hotel dan sapuan make up diwajahnya menjadi satu-kesatuan yang sangat menenangkan. Dara benar-benar mengantuk. Pegawai dari butik tempat Dara memesan kebaya datang dan memasangkan kebaya Dara di manekin untuk keperluan video. Dara tak bisa berkata-kata melihat kebaya itu, meski ia su

