40

1034 Kata

Rahayu mematut diri di depan cermin, perutnya besar, dua malaikat di dalamnya seakan sedang bergulat hingga membuat permukaan perutnya berombak. Baru saja perempuan itu melewati upacara tingkeban. Tetangganya berkumpul membacakan ayat-ayat Al-Qur’an surat Yusuf, surat Lukman dan surat Maryam. Pengajian berlangsung khidmat, banyak doa dan harapan yang dirapalkan oleh orang-orang tercintanya. Tanpa Narendra tentu saja. Usai mengaji, paraji memimpin acara siraman, tujuh orang terdekat Rahayu siap memandikan perempuan itu sesuai adat dan tradisi yang biasa dilaksanakan di kampung itu. Di sudut hati terkecilnya terbersit keinginan dimandikan oleh ayahnya anak-anak. Namun sisi lain hatinya memberontak. Tidak boleh. Ingatlah rasa sakit hati yang dia pikul seorang diri. Tujuh lembar kain batik

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN