Chapter 22

1224 Kata

Chapter 22 Ruby kembali ke kamar lalu berjalan menuju cermin besar yang menampilkan pantulan dirinya. Dirabanya wajahnya yang kasar dan terlihat berjerawat. Sejak dulu, Ruby tidak pernah memakai yang namanya produk kecantikan karena merasa itu hanya akan sia-sia. Dia juga tidak pernah pergi ke Salon untuk memangkas rambutnya. Ruby melakukannya sendiri di rumah. Dan inilah hasilnya… dia benar-benar menyedihkan. Jadi, tidak heran kalau Galaksi tidak mau mengikat diri seumur hidupnya dengan orang sepertinya. Ruby seketika merasa sedih. Apa orang lain juga akan melakukan hal yang sama juga? Apa selamanya dia tidak akan menemukan seseorang yang mencintainya dengan tulus? “Kalau bukan untuknya, paling tidak untuk dirimu. Kamu harus mencintai dirimu sendiri. Kalau orang lain tidak bisa, jangan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN