Ruby masih menunggu meski sudah larut malam tapi Galaksi tak kunjung pulang. Apakah dia akan menghilang seperti hari-hari sebelumnya? Mana mungkin begitu, kan? Karena Galaksi baru pulang kemarin, masa iya dia harus pergi lagi. Tapi, ini sudah malam sekali… apa dia akan pulang? Ah, iya, sebaiknya Ruby meneleponnya sekali lagi. Sebenarnya, Ruby sudah mencoba menghubunginya sekitar satu jam yang lalu, tapi tidak diangkat. Menyebalkan, tapi dia bisa apa? Dia bahkan tidak tahu sekarang ini Galaksi ada di mana dan bersama siapa. Setelah menunggu selama beberapa detik, akhirnya panggilannya dijawab. Tapi yang mengejutkan adalah, suara yang terdengar bukanlah milik Galaksi, melainkan suara seorang wanita yang sangat familier di telinga Ruby akhir-akhir ini…. “Maura?” tanya Ruby, memastikan deng

