Chapter 30

1289 Kata

Chapter 30 Belum ada dua detik Ruby membuka pintu tapi sebuah handuk sudah terbang ke wajahnya. Dengan jengkel, Ruby menyingkirkan handuk itu untuk melihat siapa sebenarnya orang yang kurang kerjaan mengganggu tidurnya. Hari masih malam dan kenapa juga masih saja ada yang iseng. Dan ternyata, saat Ruby membuka matanya, ada Galaksi berdiri di hadapannya dengan senyumnya yang menyebalkan. Mau apa dia malam-malam begini? “Kamu? Kenapa ke sini?” tanya Ruby dengan ekspresi wajah masam. “Ayo, sudah waktunya berolahraga.” “Hah? Apa kamu sudah gila? Ini masih malam, di luar juga masih banyak hantu.” Ruby menguap lebar-lebar tepat di depan Galaksi. Galaksi melirik jam tangannya. “Ini sudah jam enam pagi.” Ruby mengerutkan dahinya, tak percaya. Dia lantas berjalan mundur untuk mengintip jam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN