Ia menarik tubuhnya. Tergesa-gesa, ia buka celanaku. Semuanya. Aku telanjang bulat. Si Johny sudah dari tadi berdiri tegak. Ia siap. Kapanpun. Kali ini kuputuskan mengikuti permainannya. Aku ingin melihat seberapa liar Dokter Cantik ini. Doakan aku bisa bertahan lama. Ia menaiki tubuhku. Digenggamnya si johny, ia tak ingin apa-apa lagi selain bercinta. Mempertemukan si johny dengan bukit lebat nan basah miliknya. Aku belum memberinya nama. Lain kali saja, kami akan membahasnya kemudian. Digeseknya si johny. Vaginanya basah sekali. Nafsunya sudah tak terbendung. Gerakannya tak karuan. Aku pasif. Kubiarkan ia mengeksplorasi. "Oooohhhhhhhhhhh Sialaaaan" ia melenguh, mengumpat bersamaan dengan masukknya penisku ke vaginanya. Hangat. Hangat sekali. Kami diam. Ia menyesuaikan diri. Begitupu

