Begitu dikabarkan tentang keberadaan pohon abadi yang katanya ada di atas gunung yang berada di daerah perbatasan Snowyta, esoknya Sidra dan juga Camilo langsung bersiap pergi. Mereka sudah menunda terlalu lama karena tidak mengetahui cara untuk mengembalikan kekuatan Sidra, kini mereka memegang sebuah harapan sehingga mereka tidak bisa lagi membuang waktu dan ingin memastikan apakah pohon itu benar-benar sama seperti legenda atau hanya bualan belaka. Berbekal bahan makanan seadanya, dan juga beberapa koin perak, mereka sudah bersiap pergi sejak subuh hari. Menggendong tas kantung di bahu mereka masing-masing, Sidra dan Camilo membawa harapan besar dalam perjalanan mereka. "Kita berangkat sekarang?" tanya Sidra. Camilo mengangguk. Mereka memutar arah ke arah hutan yang nantinya akan me

