Ch. 128

1546 Kata

Setelah lama mencari keberadaan Isadora yang tadi melarikan diri di tengah pembicaraan, Sidra akhirnya bisa menemukan gadis itu sedang duduk di tepi danau dimana mereka pernah bertemu. Sidra menghela napas, ikut duduk bersama dengan kekasihnya itu. Walaupun sudah menyadari keberadaan Sidra, namun Isadora masih enggan menatap ke arahnya. Wanita itu hanya sibuk melemparkan batu ke arah danau berulang kali. "Aku mengerti bahwa kau ingin terlibat dalam setiap langkah menuju rencana balas dendam kita, namun untuk yang satu ini, aku tidak ingin kau terlibat. Selain karena hal itu berbahaya, tapi juga karena ini merupakan sepenuhnya kepentingan ku. Aku butuh pohon abadi itu untuk mengembalikan sebagian jiwa ku yang hilang, agar kekuatan ku juga pulih. Aku tidak ingin membuat mu kesulitan apala

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN