Bian dan Genta berusaha menahan Nic yang terus menyerang Robi. Nic seperti orang yang kesetanan karena Robi tidak mau memberi tahu keberadaan Mika. "Kamu udah gila, ya. " Bentak Bian yang membawa Nic ke ruangan kerja Genta. "Robi bisa babak belur kalau kamu hajar terus." "Salah sendiri kenapa nggak mau bilang dimana Mika berada. " Balas Nic yang masih penuh dengan emosi. "Kalian bisa bicara baik-baik. Bukannya malah main fisik. " "Si b******k itu sudah menyembunyikan Mika." "Seharusnya kamu dengerin penjelasan Robi dulu. " "Buat apa? Semuanya udah jelas. Dia, si b******k itu masih menyukai Mika. Dia masih ingin memiliki Mika, makanya dia nggak kasih tau aku keberadaan Mika. " "Astaga... Kejadian kayak gini keulang lagi dan semua ini gara-gara cewek. " "Salahin Robi." Percum

