Jessi dan Jovan sampai di mansion. Selama proses rekaman dan perjalanan pulang, wanita itu benar-benar menjadi sosok yang sangat pendiam. Tidak seperti biasanya, dan Jovan malah lebih khawatir melihat Jessi yang seperti ini. Bahkan saat Jovan singgung dan sesekali memicu pertengkaran, Jessi memilih diam dan menghindarinya. Benar-benar membuat khawatir. Jovan memandang punggung Jessi yang sudah menjauh dan berjalan menaiki undakan tangga menuju kamarnya. “Ck, apa yang terjadi dengannya?” gumam Jovan melanjutkan langkahnya menuju kamarnya. Dering ponsel terdengar, Jovan merogoh saku celananya dan mengeluarkan ponsel dari sana. “Ya, Van?” tanya Jovan seraya masuk ke dalam kamarnya. “Lu, mau ke kantor, ngga?” tanya Revan. “Kayaknya nggak, deh. Gue baru balik rekaman, gue lelah banget,”

