Jessi terbangun pagi-pagi sekali. Dia menerima panggilan masuk dari seseorang. Dia melihat nama Dion yang muncul di layar ponselnya. “Hallo, Kak.” “Suara kamu serak sekali, Ica,” ucap Dion dari seberang sana. “Mungkin karena kemarin rekaman,” dusta Jessi. “Bagaimana kabar kamu? Kakak baru kembali dari Malaysia, setelah menyelesaikan beberapa pekerjaan,” ucap Dion. “Aku baik.” “Bohong. Kamu pasti baik-baik saja, buktinya suara kamu serak. Dasar anak bandel, masih berniat membohongi Kakakmu, eh?” seru Dion membuat Jessi terkekeh. “Ya, badanku cukup tidak nyaman. Seharian ini bisa kupakai untuk istirahat,” jawab Jessi. “Dia bersikap baik padamu, kan? Aku ingin menemuimu, tapi takut jadi salah paham,” ucap Dion. “Ya, sejauh ini dia baik padaku,” jawab Jessica. “Besok, aku ada pekerjaa

