“Gila, niat bener tuh si Alpha!” Decak kagum Wita terdengar. Bagus yang sedang merokok agak jauh dari Wita dan Lola lantas menginjak gulungan tembakau itu sampai mati. Dengan penasaran Bagus mendekat. Dilihatnya Lola dan Wita sedang memandangi cincin bermatakan berlian pada jari manis Lola. “Dari Alpha?” tebak Bagus kemudian. Seulas senyum menghiasi bibir Lola. Perempuan itu kontan saja mengangguk mantap. “Iya. Dia ngasih ke gue sebagai tanda kalau kami sudah tunangan. Tapi, kalian jaga rahasia ini ya?” “Tenang aja, sampai mati gue bawa rahasia ini,” sahut Wita enteng Berbeda dari Bagus. Bagus melipat kedua tangannya di depan d**a lantas bersandar pada kap mobil. Sejak pagi-pagi ketiganya telah berkumpul di rumah Lola. Di halaman rumahnya Lola, mereka sedang menunggu kehadiran Alpha.

