16 : TRAGEDI LOLA

1636 Kata

“Keluarga Ibu Yolanda Lola!” Alpha yang sedari tadi duduk menunggu di depan pintu IGD langsung saja berdiri. Lelaki itu terlihat gugup sewaktu berhadapan dengan perawat jaga. “Saya wali dari Yolanda Lola. Bagaimana kondisinya, Suster?” “Kondisinya sudah lebih baik. Berhubung pasien sedang hamil, maka akan dilakukan pemeriksaan janin berupa USG. Dan, sesuai permintaan pasien pula Bapak boleh melihat proses tersebut di dalam.” Alpha menurut. Ia melangkah ke tempat di mana brankar Lola berada. Di ruangan itu terdapat 10 tirai hijau yang menutupi setiap kasur pasien. Alpha sendiri mengekor langkah perawat di depannya yang menyibak salah satu tirai. “Alpha.” Panggilan itu terdengar lemah. Lola terlihat terkulai tak berdaya di atas brankar. Tepat di sampingnya duduk seorang dokter jaga. “

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN