“Itu foto Pak Marzuki, mungkin kamu enggak asing melihat wajahnya.” Ucapan itu membuat Alpha menoleh ke sumber suara. Di sampingnya berdiri Lola. Telunjuk perempuan itu mengarah kepada figura foto. “Pak Marzuki mantan wakil pemimpin redaksi pelaksana sekaligus orang yang membiayai kuliahmu?” Lola mengangguk ringan. “Dia adalah donatur terbesar di panti ini. Sebagai wujud rasa terima kasih, ibu panti lantas memajang fotonya.” “Apakah dia juga anak panti?” Kali ini Alpha menunjuk wajah seorang anak lelaki berusia sekitar 10 tahun. Di antara semua anak panti, hanya penampilan bocah itu yang paling rapi. Ia tersenyum ke arah kamera dengan rambut yang diberi gel waxy. Sementara itu, pakaiannya berupa kaos lengan pendek berkerah. Dari jauh, Alpha bisa melihat kalung yang menggantung di lehe

