Setelah puas menikmati keindahan pemukiman kuno Quiere Row, Henry dan Tyara melanjutkan perjalanan. Kali ini Henry mengajak Tyara ke Museum Nasional Querencia. Museum ini adalah sebuah memorabilia perjalanan Kerajaan Querencia. Berisi patung-patung lilin yang sangat mirip dengan Raja dan keluarga kerajaan dilengkapi dengan kisah mereka beserta replika benda-benda penting yang dimiliki oleh tokoh tersebut. Henry mengajak Tyara ke museum ini supaya Tyara mengenal lebih dekat leluhur-leluhur Henry. Tyara memandang museum itu dengan penuh kekaguman, “Kita pergi ke museum?” “Iya, semoga kamu tidak keberatan. Aku sudah lama sekali tidak berkunjung kemari. Aku kemari sekaligus untuk melihat perkembangan museum ini.” “Museum apa ini?” tanya Tyara penasaran. “Ini museum patung. Isinya adalah pa

