Tyara dan Henry sudah berada di dalam jet kerajaan menuju Amsterdam. Tyara terlihat gugup dan gelisah. Henry menggenggam tangan Tyara dan memastikan kalau semuanya akan baik-baik saja. Sebelum berangkat Henry sempat menghubungi Alex, tentu saja Henry memiliki nomor telepon kediaman Alex di Amsterdam. Henry mengatakan pada Alex bahwa Tyara akan menemuinya. Tanpa Henry sangka, ternyata Alex tidak menghindar. Alex malah menyambut kedatangan mereka dengan mengundang mereka untuk makan malam bersama di kediamannya. Tyara dan Henry tiba di Amsterdam saat matahari hampir terbenam. Senja di Amsterdam menyambut mereka saat tiba di Amsterdam, langit tampak kuning keemasan menambah muram wajah Tyara. “Kita akan menginap di hotel malam ini Tyara. Besok baru kita akan pulang,” jelas Henry. “Baiklah,

