"Tunggu..tunggu dulu sebentar. Aku hanya bimbang dengan hatiku, Tapi aku tidak ragu denganmu. Sebentar saja, aku hanya ingin memastikan. Seberapa kuatnya aku menunggumu.." "Kelvin.." panggil Ellen sambil memegangi kepalanya yang terasa masih pusing. Kelvin menoleh ke arah sumber suara. Gadis itu lagi, si gadis penganggu yang selalu mengganggunya. Kelvin menarik napasnya panjang bersamaan sambil membuang wajahnya ke arah lain. Menghindari tatapan kontak mata dengan Ellen. "Kelvin, selamat pagi.." ucap Ellen setelah sampai di hadapan Kelvin. Ellen tersenyum manis, memberikan senyum cantiknya di pagi hari pada seorang laki-laki yang ia sukai. "Kelvin udah sarapan?" Tanya Ellen tanpa basa basi. Kelvin menoleh ke arah Ellen. Gadis itu terlihat sibuk dengan tasnya. Terlihat mengeluark

