“Lion.... Ayo ikut bernyanyi dengan kami! Aish, jangan pasang wajah jelek begitu dong……….” Lion mendengus malas. Dia inginnya pulang dan bermain game di villa, bukan malah datang ke acara bernyanyi yang menurutnya urakan ini. Seorang wanita cantik menghampirinya, mengelus rambut halus anak itu sambil tersenyum lebar. “Lion kesal huh? Tidak ingin bernyanyi dengan kami? Baiklah, baik. Kau setuju jika kita pulang sekarang kan Papa? Lion mungkin lelah. Dia masih terlalu kecil untuk berlama-lama di tempat seperti ini.” “Aku bukan anak kecil!” protes Lion kesal. Bukannya mengiyakan, sisa keluarganya malah tertawa mendengar pengakuan lantangnya. Lion merengut kesal, wajahnya mulai memerah karena akan menangis sebentar lagi. “Hei...... Lion Alpha yang kuat kan? Jangan menangis Nak, Ibu dan ka

