"cepat lekas bawa Della sekarang juga!" teriak salah satu guru menyuruh mereka membawa Della ke ruang unit kesehatan siswa. beberapa orang sibuk dengan urusan mereka sendiri. Beberapa sibuk teriak-teriak namun tidak juga memindahkan tubuh della yang pingsan ke ruangan UKS tersebut. Della sudah tidak sadarkan diri. tidak peduli lagi apa yang terjadi terhadap dirinya. dia benar-benar tidak sadarkan diri.
satu jam kemudian mata Della pun terbuka dia menyadari dirinya baru saja tersadar. tubuhnya terasa sakit semua ngilu. Ia melihat semua ruangan serba putih. ia merasa berada seperti di rumah sakit tetapi suara gaduh teman-teman sekolahnya membuat dirinya tersadar bahwa dirinya masih di sekolah.
"kamu sudah sadar? kamu nggak papa?"tanya sebuah suara mengagetkan Della kemudian melihat ada seorang dokter cantik yang masih sangat muda baru saja masuk ke ruangan tempat dirinya di rawat.
"ya dokter saya baik-baik saja. saya di rumah sakit ataukah masih di sekolah?"tanya Della penasaran.
"Jangan panggil saya dokter dik. saya masih kuliah di jurusan kedokteran belum jadi dokter. saya cuma lagi apa ya namanya, em, lagi bantu-bantu disini saja. Yrah, mau dibilang lagi magang juga belum waktunya magang dek. kakak cuman lagi apa ya bantu aja lah istilahnya. kakak masih semester 3 baru 1 tahun lebih kuliah di jurusan kedokteran. cuman itu tuh omanya kakak nyuruh kakak biar lebih serius di kuliah kedokteran. makanya kakak bantu bantu di sini. oh iya nama kamu Della ya? kenapa tadi kok lemes, nggak sarapan ya ?" tanya mahasiswa yang akan segera menjadi dokter itu bertanya kepada Della.
"tetap saja nanti kakak juga kan akan menjadi seorang dokter pada akhirnya Oh iya Kak nama aku beneran dah lah kok Nama Kakak siapa? tadi gua tanya Adel Aku pengin duduk di sisi-nya tak dapat tidur aku iya tadi aku telat sarapan bangun rasanya Badanku capek semua pagi tadi aku udah keburu-buru banget sekolah makanya aku eh nggak deh aku tadi sarapan Kok sama ya kenapa ya mungkin aku lagi lemes aja deh kak aku sarapan kok beneran aku bener ini tadi pagi Masih sarapan sama ayah sebelum Ayah pergi keluar kota kok mungkin karena hari ini banyak kegiatan makanya aku jadi kecapekan,"ujar Della menjelaskan.
"Iya mungkin badan kamu aja yang kurang fit Makanya kamu jadinya pingsan tapi nggak papa kok kakak tadi udah sadar kamu kemarin kamu udah normal lagi kok kamu mau s**u? kakak bikinin teh hangat ya atau susah amat ya? Bentar deh Kayaknya ada di s**u di sini kamu mau kan? atau mau sekalian makan?? dokter muda itu kepada Della.
" nggak deh kak aku nggak terlalu selera makan apa lagi mau minum s**u, esok minum teh. kayaknya aku baik-baik aja deh kak. nama kamu siapa kak? kuliah di universitas mana kak? ibu dulu pengen juga aku jadi seorang dokter juga cuman nggak tahu ya saya ini aku gak sampeyan deh kalau mau ambil jurusan kedokteran mau jurusan ipa aja kayaknya aku nggak terlalu bisa," ujar dellla nyengir lebar.
"kamu kan baru nyoba deh kayaknya kamu juga baru kelas 2 kan baru semester 1 juga. ayo dong yang semangat, kamu pasti bisa kok ngejar kalau memang berniat untuk kuliah kedokteran. Tetapi kalau memang kamu nggak sanggup, jangan maksa. kamu tahu sendiri lah ya namanya kuliah kedokteran itu artinya kita nanti bakalan bantu orang. bantuin mereka supaya sembuh, enggak sakit lagi. kalau kita bantuin yang ada mereka malah tambah sakit itu bukan namanya bantuin tapi bunuh dong. bisa bisa kita dituduh sebagai mal praktek ya kan? kesalahan medis, padahal kita yang nggak bisa. Oh ya, nama kakak, kak Chaca. Panggil aja kak Chaca,"ujar kak Chaca menjelaskan.
"Ya kak, aku takutnya malah gitu, tapi aku akan berusaha lebih baik. em, kak apa aku nggak apa apa? sebenarnya ini pertama kalinya aku sendirian disekolah,"kata Della mengaku.
" Iya Della tadi kakak sudah memeriksa kamu. tekanan darah kamu hanya rendah. Sepertinya kamu kurang istirahat ya, atau kamu begadang semalaman dan nggak sarapan tadj? nah hal hal ini bisa bikin badan lemas dan nggak konsen belajar, bahkan bisa pingsan, kayak kamu tadi,"katanya Chaca tersenyum.
"Oh ya maksud kamu apa Bilang kalau Ini pertama kalinya kamu sendirian? apa jangan-jangan kamu si Cinderella itu ya anak sang raja yang dibilang temen-temen kamu di sekolah ini? Kamu anaknya Pak Rio pemilik perusahaan Dewi grup itu ya?tanya kak Caca dengan tebakannya benar
"Iya Kak Caca aku memang anaknya Pak Rio pemilik Dewi grup itu. aku memang baru pertama kali ke sekolah sendirian mungkin Kakak juga sendiri dengar kalau aku di sekolah meskipun sudah segede ini selalu ditemani oleh pengasuh. Yeaah, mungkin badan aku sendiri merasa syookk kemudian jatuh pingsan karena merasa seorang diri di sini. Padahal aku punya banyak teman di sini Kak. aku nggak sekuper itu kok. aku bergaul sama teman-teman aku dan juga sama kakak kelas, sama adik kelas juga Sama guru-guru juga deket. tapi mungkin badan akunya yang kagetan kali ya, karena nggak ada pengasuh, Aku di sini lagi. Pengasuh aku juga nggak ada kerjaan kok nungguin aku di sekolah. ya cuman santai aja di dalam mobil sama sopir aku. nungguin aku di sekolah sampai aku pulang nanti. meskipun sore meskipun siang nanti dia bakal berada di sana terus kan itu kerjaannya dia. Papa ngerasa aku udah besar dan gak perlu pengasuh karena itu beberapa hari yang lalu, aku nggak lagi ada pengasuh. sekarang mungkin badan aku kaget dan malah pingsan, begitu kali. ya aku semalam tidur yang cukup dan pagi tadi juga sarapan kok Kak. jadi aku rasa itu bukan salah satu alasannya," ujar della menjelaskan kepada Caca.
"Hem begitu ya. Jadi nona Della kaget karena nggak ada pengasuh nya di sekolah?"tanya Chaca disertai canda dan tawa membuat Della ikut tertawa.
"dalam bener banget itu sudah besar dan harus bisa mandiri mungkin adalah benar karena selama ini merasa selalu dibantu dan selalu dilindungi karena itu adalah selalu merasa santai dan di bandara juga ikut merasa terlindungi mungkin juga seperti andalan bilang badan dalam rasa kaget padahal daerahnya sendiri merasa biasa-biasa saja ya itu bisa jadi sih cuman kita harus melakukan pemeriksaan lagi Kakak harap nanti darah bisa melakukan pemeriksaan di rumah sakit takutnya ada terjadi sesuatu hal yang tidak kita inginkan kalau dari Kakak sendiri Siska Indah baik-baik saja hanya tensi darah yang saja yang kurang,"ujar Caca tersenyum membelai lembut Della.
"Dela, Dela kamu sudah sadar? Chaca kenapa enggak bilang sama saya?"tanya Pak Dewa wali kelas Della tiba-tiba saja masuk ke dalam ruangan UKS.
" waduh, Pak Dewa, sayanya lupa pak dewa. maaf ya saya lupa bilang kepada bapak. Padahal tadi bapak sudah bilang angsung hubungin bapak. maaf lupa saya lupa,"kata Chaca tersenyum.
"Kamu ini, ya sudah. Hem, Della, Della dijemput supir saja ya? pak Rio sedang di perjalanan ke Jakarta dari Surabaya. Tadi bapak sudah telpon kok,"kata pak Dewa.
"tuh pak dewa nggak perlu pa. Dellanya juga baik-baik saja. Della gak mau pulang. sekarang Della Udah lah baik-baik saja Pak Bilang aja sama sopirnya buat pulang. Della cuma ngerasa capek aja tadi. bener kan Kak Caca? lagi pula ada pelajaran tambahan hari ini. Dwlla nggak mau bolos apalagi kan sebentar lagi kamu ujian Pak," ujar Della menjelaskan.
"Kamu nggak apa bolos sekali Della,"katanya Dewa membujuk.
"nggak akh, Della nggak mau pulang,"kata Della ngotot.
Dewa pun tak bisa memaksa dan menghubungi sang supir dengan memberikan pesan seperti yang Della inginkan.
"supirnya pak Rio, aduh maaf, Dellanya nggak mau pulang, Tapi tenang saja. kami sudah menyuruh dokter di sekolah untuk memeriksa keadaannya Della dan dia baik-baik saja. Della juga ngotot mau melanjutkan sekolah sampai pelajaran tambahan selesai sore nanti. Sepertinya dia sudah tidak apa-apa. Nanti kalau terjadi sesuatu saya akan segera menghubungi pak Rio ataupun orang di rumah. jadi jangan khawatir. kalau pun terjadi sesuatu kami akan segera membawa della ke rumah sakit, atau membawanya langsung pulang ke rumah."Pak Dewa memberikan alasan kepada sang sopir.
"Baiklah kalau non nggak mau pulang, saya akan melapor ke rumah, terima kasih sekali ya pak Dewa,"katanya supir.
sopir kemudian mengangguk patuh lalu kembali ke rumah besar keluarga Rio.