ATURAN MAMA BARU

1504 Kata
ini adalah pagi pertama untuk mama barunya ada di rumah mereka setelah merenovasi beberapa bagian di rumah terutama memperbaiki cat dan juga furniturenya serta menambahkan beberapa hal di lantai 2 dan di lantai 3 akhirnya sang mama baru dan juga saudara tiri dela Aprili Dewi pun datang juga di malam harinya. "Aduh maaf ya udahlah Mama datangnya kemalaman ya. habis tadi juga baru sempet tidak di beberapa furniture Kayaknya udah sampai semua ya Soalnya mama lihat tadi di ruang depan semuanya udah ditata dengan rapi Mama suka deh semuanya tanda gimana suka nggak warna hijau?" tanya Gita langsung menyebut dirinya sebagai Mama di hadapan Della. "his Oke ini belum terlalu malam kok tapi apa dia sekarang artinya mama ya sama Tante? maaf kalau udah nggak sopan hanya aja kayaknya canggung ya maaf ya Tante. Oh iya da suka warna hijau Kayaknya juga lebih fresh Terima kasih sekali Tante jadi Berasa ada suasana baru di rumah," Puji Dela terhadap Gita dengan tulus. "tante kita kan sekarang sudah jadi mamanya kamu kemarin baru saja menikah sama bapak itu artinya Dia sekarang sudah jadi Mama sama buat kamu udah Sayang Tadi si harus panggil mama dong sama si Manda Tante kok terhenti terus sama Sinta Makanya Kakak atau Mbak terserah kamu aja deh nanti yang jelas ada rasa sopan kalau cinta sendiri Manggil tante Gita dengan mami apa Kamu mau manggil mami aja?" tanya Rio ikut campur. " gak papa mas Rio lagi yang ini kan masih pertama kalinya adalah pasti merasa lebih enak hati apalagi kalau dia ikut Manggil Mama aku kayak berasa jadi mamanya yang kemarin nggak papa kok sayang aja dah yang kira-kira menurut Della lebih pantas ndak bisa kapan aja buat manggilnya Mama boleh Ibu boleh Mami juga nggak papa kok terserah dia aja mas,"kata Gita memahami. "Wah Terima kasih banget ya Git atas pengertian kamu terhadap della. ya Mas juga paham kok ini kan masih pertama dan baru pertama kalinya dia sudah bertahun-tahun ini nggak panggil mama kepada orang lain. dia pasti masih syok banget. makasih banget ya Gita sudah memahami hal ini dan Makasih juga ya buat Sinta udah panggil Papa tadi. Aku Berasa kayak punya anak lagi deh," ucap Rio.Iya tertawa renyah. "Sinta dong yang makasih banget udah dibeliin mobil baru buat ke kampus tadi. Sinta jadi nggak usah repot-repot lagi pergi naik taksi ataupun naik bis bahkan kadang-kadang naik ojek dengan buru-buru banget pas banget ya Papa tadi. dan Sinta juga suka tadi milih barang-barangnya semua Sinta suka terima kasih banyak ya Papa," Sinta memeluk Pak Rio dengan hangat seolah dia adalah papanya sendiri membuat della sedikit cemburu. "ya mas mas kasih banget ya untuk semua barang-barang yang tadi kita beliin. Oh iya ya udah kita siap-siap buat makan malam yuk udah belum makan malam kan? sekalian makan sekalian kita ngobrol," ucap Gita tersenyum lalu menggandeng Rio menuju kamar mereka yang sekarang berada di lantai 3. Rio memutuskan untuk memiliki kamar baru saja daripada menempati kamar lamanya. dan sementara waktu ini kamar mandi yang almarhum Dewi Ambar Wati pun dikunci rapat. Dewa cukup lega ketika tahu bapaknya memilih kamar di lantai 3 di pada harus mengajak istri barunya di kamar almarhum sama adalah pun tidak iri sama sekali ketika tahu Papanya memberikan cukup barang-barang mewah untuk memperbaruinya dan juga saudara tirinya sementara dirinya sama sekali tidak akan membelikan Sinta mobil baru untuk dipergunakan pergi kesana kemari. untuk Gita sendiri Ia memang sudah memiliki mobil sendiri Sementara Della pun sama. dia sudah memiliki mobil yang sendiri beserta dengan supirnya yang mengantarnya ke mana-mana. ketika makan malam Minggu aja baru pun kali ini yang menjadi tempat mereka Malam ini makan bersama tante Teti dulu hanya ada meja bulat sebagai tempat Rio dan juga dalam makan bersama tetapi sekarang meja sudah diganti dengan Meja Panjang ia menyajikan begitu banyak makan malam empat pembantu Della yang hanya tinggal satu itupun tampak kewalahan harus menyajikan seluruh hidangan malam ini. leburnya pembantunya tetapi tangan Ryu mencoba untuk melarangnya. 4 pembantunya itu nampak kelelahan terlebih lagi setiap pagi tadi seluruh perabotan itu dia ikut membantu untuk membereskan Nya maka sisa seseorang mengatur ruangan itu dia pun yang membereskannya Jadi wajar saja jika malam harinya bik Ratmi sudah nampak kelelahan. "pak biar Indah bantuin Bibi Ya kasihan tuh kayaknya dia udah kelelahan banget," ucap della meminta izin sama Papa yang berada di hadapannya. "nggak usah dibantu Indah Enggak itu memang pekerjaannya dia sebagai pembantu pembantu di rumah ini Mama nggak suka ya kalau kamu ikut campur urusan rumah biarin aja biar aku yang ngejalanin semuanya lagian kan ini sudah menjadi tanggung jawab dia," ujar Gita menjawab sebelum Rio menjawab pertanyaan dari Della tersebut. Dia sangat terkejut sekali atas ucapan tante Gita yang melarang dia untuk membantu dan pembantunya tersebut pada saat ini sendirian anteng-anteng sejumlah Putri semata wayangnya membantu pembantu-pembantunya membereskan rumah bahkan ketika kemarin kelelahan Della pun masih diizinkan untuk membantu Asa tidak sampai kecapaian saja dan sekarang dalam sujud ketika Mama barunya menyuruhnya untuk tidak membantu pekerjaan Bi Ratmi lagi. "kan kita sekarang sudah berkumpul di meja makan Mama juga mau kasih tahu aturan baru Mama. Ya Mama tahu itu Della sekolahnya sampai jam 2 paling telat jam 2 lewat lah. terus Terkadang juga ada pelajaran tambahan pulangnya jam 4 jadi Mama mau sebelum pukul jam 5 sore dia sudah ada di rumah. kalaupun ada pelajaran tambahan dan juga Exskul dan juga hal lainnya minta izin dulu ke mama. kalau memang dia ingin pulang terlambat. tapi untuk Sinta dia itu ada kuliah wajib dari senin sampai dengan Jumat. untuk di akhir pekan Sabtu dan Minggu ia sering mengambil mata kuliah tambahan, itu artinya Sinta mama perbolehkan untuk terus berada di kampus sepanjang hari sepanjang waktu yang diperlukan. Mama tau jadwal kuliah Sinta Cukup padat setiap harinya, jadi Mama perbolehkan Sinta untuk pulang terlambat. tentu saja ketika sudah azan magrib kalau Sinta belum bisa pulang, harus Hubungi juga," ucap Gita memberikan aturan pada anak-anaknya. "Papa setuju dengan usul Mama itu setiap anak-anak harus punya jadwal sekolah mereka masing-masing dan jadwal kuliah mereka masing-masing dan S kalaupun harus pulang terlambat jangan lupa untuk minta izin apalagi daerah-daerah sekarang ada supir sendiri adalah bisa beritahu sopir seperti biasa ya tapi sekarang ada mama Gita jadi Della Harus beri tahu Mama Gita kalau dia akan pulang terlambat setiap hari minta rezeki untuk Shinta Shinta kan sekarang sudah punya mobil sendiri Papa harap Sinta bisa mengatur uang sakunya sendiri jangan sampai meminta uang bensin dan uang saku tambahan hanya untuk mengisi bensin mobil ya," ujar Rio menekankan kepada anak-anak. "itu bener banget tuh Mas. dia kan biasanya cuman bilang sama sopir jam berapa di pulang jam berapa dijemput. sekarang kan ada mama jadi Della juga harus beritahu Mama Ya. Mama ingin tahu semua jadwal sekolah dan jam berapa della pulang. jam berapa pergi, kegiatan apa saja yang dilakukan sepanjang hari," kata Gita lagi menatap Della sambil tersenyum. "iya ma," jawab Della singkat membuat kita terkejut ketika dalam mengucapkan kata Mama di hadapannya membuat dia tersenyum dan merangkul sang suami. selain mengucapkan jam berapa saja mereka harus berada di rumah dialog juga disuruh untuk membantu pekerjaan rumah di akhir pekan gitu juga dengan cinta tapi karena cinta memiliki jadwal kuliah yang sangat padat karena itu Sinta memiliki kelonggaran untuk hanya membantu di pagi hari saja. sebuah hal yang dirasa tidak perlu oleh Rio bahkan Rio membantahnya karena ia tahu betul jika Della sekolah-sekolahan tetapi kita menyarankan untuk melakukannya di akhir pekan karena dia dan juga Mas serius ikut wajib membantu pekerjaan rumah terutama merapikan halaman begitulah usul Gita hari itu. "Sayang Apa itu perlu untuk bersih-bersih di akhir pekan? Apa itu harus kita lakukan di akhir pekan terus? masnya nggak bisa memastikan Apakah akhir pekan ada di rumah terus atau tidak cantik lagi pula cinta juga selalu sibuk di kampusnya seperti yang kamu katakan tadi itu artinya kamu hanya mewajibkan hal ini kepada Della bukan?" tanya Rio tidak setuju. "bukan begitu Mas aku mau wajibkan bersih-bersih ini untuk semua orang di rumah ini termasuk diriku sendiri dan juga Mas serius sekaligus termasuk juga cinta jika memang cinta terlalu banyak kuliah di akhir pekan maka dia wajib membersihkan mobil sendiri di hari Minggu itu sudah cukup ringan bukan untuk dirinya? untuk diri sendiri dia akan merapikan rumah bersama aku juga dan juga b***k nih Mas juga Mas akan melakukan hal-hal yang berat misalnya aku suruh untuk mengangkat sesuatu hal seperti itu lah biar ada kompakan diantara kita semua membersihkan rumah karena hanya asisten rumah tangga saja yang membersihkan rumah," ujar Gita menjabarkan alasannya menyuruh anggota keluarga untuk ikut serta membersihkan rumah di akhir pekan. "ya terserah kamu sajalah Yang pasti jangan sampai di Kelurahan Mas sudah ceritakan sama kamu dia waktu itu pernah pingsan di sekolah gara-gara kelelahan Jadi harap kamu bisa memperhatikannya bakal lebih memperhatikan kesehatannya jangan sampai dia terlalu kelelahan Kamu lihat sendiri halaman depan juga cukup luas. rumah ini pun puas bahkan tiga tingkat. jadi Mas harap kamu tidak terlalu memaksakan diri untuk bersih-bersih. Della sudah bisa merapikan kamarnya sendiri saja sudah luar biasa bagi Mas," ujar Rio menuturkan.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN