acara pesta malam itu selesai ketika pukul 2 pagi Rio dan istri barunya tidak langsung pulang kembali ke rumah mereka mereka berdua sudah sengaja memesan sebuah hotel per bintang untuk mereka merayakan malam pertama mereka tetapi tentu saja dalam menolak untuk ikut serta menginap di hotel tersebut Namun tentu saja dengan kamar yang berbeda dari Papa dan Mama barunya. Della lebih memilih kembali ke rumahnya.
Della sampai ke rumah besarnya pukul 3 dini hari tadi ngetik tapi dan badannya sudah sangat bawah tanah ketika panen yang terasa lengket sekali umpan pembantunya belakang menawarinya untuk mandi air hangat agar badan lebih segar.
lagi-lagi dalam menolaknya Dia meminta agar 4 pembantunya untuk segera beristirahat karena Pukul berapa pun membantah membantunya tidur pasti ia akan bangun sebelum adzan subuh berkumandang sekarang saja sudah pukul 3 jam berapa lagi 4 pembantunya itu tidur dan harus bangun lagi Santi akan meminta kepada sang Papa untuk tidak menghubungi pembantunya itu di pagi-pagi buta Meskipun tidak ada orang lain selain dirinya harus diurus besok pagi pastinya bapak itu masih akan tetap bangun di awal hari apakah sudah mengingatkan para pembantunya tidur dan beristirahat saja kan adalah bisa menyiapkan sarapan sendiri jika pun dia merasa lapar nantinya.
"Tidurlah udah bikin lo ke sini kah anda tempuh sendiri tapi bisa saja. lagian papa sama tante Gita juga nggak tidur di rumah kan jadi mending bibi tidur sampai puas. nggak usah mikir sarapan Della. Della bisa sendiri. bibi pasti capek. lebih capek dari Della. gih sana tidur," ujar Della halus seraya bercanda dan tertawa.
Ratmi pengamatan bagian tubuh dan badannya sudah sangat perlahan dan ingin meminta untuk segera istirahat dia pun tersenyum dan merangkul Nona mudahnya tersebut lalu kembali ke kamarnya tidak lupa ya mencuci muka dan lapisan tubuhnya lalu pergi istirahat sebentar adalah pergi ke kamar Papanya kamar mandi yang mama.
"Ini adalah kamar utama di rumah ini gambarnya lebih besar daripada kamar mana pun juga baik dan lancar bawa maupun lantai atas ini aku rasa nanti istri baru Papa pasti maunya tinggal di kamar ini teliti barang-barang Mami juga masih terawat di sini meskipun sebagian sudah dikasihin ke orang-orang tapi bareng-bareng sayang Mama tetap ada disini apalagi perhiasan dan yang lainnya Papa Melarang untuk memberikan semuanya Kenapa kau pikir sendiri ini akan diwariskan kepada aku. Tapi papa salah, sekarang sepertinya sebentar lagi barang barang ini semua akan memiliki pewarisnya sendiri. ia diwariskan istri baru Papa istri muda sama papa. Tante Gita," Della sedih memandangi barang-barang kesayangan almarhum mamanya.
"Papa sayang della harap Papa benar-benar mengambil keputusan yang tepat dengan menikahi tante Gita. Della maaih ngerasa berat tapi Della juga tahu ini adalah kebahagiaan papa jadi Della mohon papa bahagia ya," Della memandangi foto sang papa.
Della sengaja tidur dikamar papanya. Memandangi sampai puas tiap inci kamar itu.
"Biarin malam ini udah dikabarin aja menikmati kemarin ini mengingatkan rasa Mama besok bisa saja kemarinnya akan dirubah sesuai keinginan istri barunya papa jadi Biarin aja adalah menikmati kamar ini untuk terakhir kalinya Karena bisa saja Besok udah ada penghuni baru di kamar ini Entahlah dalam masih merasa sangat berat untuk melepaskan semua hal ini. Pada Della pindahin sendiri aja ya barang-barang semuanya punya mama ini?" ucap Della berpikir.
Della akhirnya malah terlelap dan tertidur Jika seorang pemilik sama mama dan Papanya Itu dirinya tidak jadi memindahkan barang-barang itu padahal dia ingin sekali menyimpan dan merawat orang marah Mamanya itu sendirian bukan berarti untuk memilikinya salah hanya ingin menjaga peninggalan sama mama barang-barang kesayangannya itu meskipun sudah banyak sekali yang dijual dan juga diberikan kepada orang lain tetapi barang-barang istimewa sama masih tersimpan dengan rapi di kamar itu darahnya tidak ingin tetap kita menyia-nyiakan barang itu kan uangnya atau bahkan merusaknya tetapi karena tubuh dan pikirannya yang lelah, Della malah tertidur hingga pagi.
pukul 8 pagi 8 terbangun melihat matahari sudah sangat tinggi akhirnya menyesal Terlambat untuk menunaikan salat subuh dia pun mengambil air wudhu dengan menjalankan usaha 2 dalam pedoman tidak tahu jika dia kan kasihan Padahal dia sudah Menyetel alarm agar tidak bangun kesiangan dia pun segera memeriksakan dirinya dan turun ke lantai bawah melihat Apakah ada yang bisa ia lakukan pagi ini 8 memberi juga dapat dan tidak ada siapapun disana pembantunya Pak sepertinya Tengah lahan dan tidak bisa bangun pagi-pagi hari ini adalah menyadarinya di apa membuat teh hangat dan menyiapkan sarapan sendiri menikmati kesendirian.
"pemainnya adalah rumah yang cukup besar antara 12 dengan 3 semuanya memiliki kamar yang cukup besar meskipun kamar utama Sudah dibunuh oleh mama dan papa Aku nanti kita seharusnya memberi kamar yang lain bukan gambar itu aku harap aku juga setuju jika kamar Mama tetap ada di sana berikut 1 barang-barang Mama aku harap kau tidak akan membiarkan satu juta menguasai kemarin itu aku juga belum bisa memberikan itu kepada papa nggak papa pun menyiapkan kemerdekaan Indonesia dan pembukaan kamar itu yakin akan keputusannya ia Rupanya dia masih saja memikirkan hal yang lebih harga sebelum tidur semalam.
pukul 11 siang sang papa menelepon dan menanyakan keadaan Della.
baru selesai juga jadi sarapannya ya bi Ratminya ingin kesiangan. Mungkin kecapekan,"Della menjelaskan kondisinya.
"Ya sudah biarin aja Bibi istirahat hari ini gak usah beres-beres. Oh ya papa bakalan kirim orang untuk membereskan rumah juga menyiapkan 2 buah kamar satu untuk Sinta dan juga satu lagi untuk mama Gita. untuk sementara waktu ini kamu diam diri aja ya di rumah. mungkin papa hari belum pulang mungkin kayaknya besok. kamu nggak papa kan sendiri di rumah?" tanya Rio.
Meski kecewa dan merasa sepi, Della hanya mengiyakan sang papa.
"Ya tentu aja enggak papa kok. Papa lagi apa gimana sih pengantin baru santai-santai aja untungnya juga ini hari Minggu jadi della bisa istirahat," kata Della.
Siang harinya para tukang yang dibicarakan sama pak Heri yang datang juga dan detik Mereka pun segera menyiapkan dua kamar berbeda di lantai 2 Apakah juga kamar di lantai 3 beberapa orang sibuk mendekorasi uang lantai 1 dan mengeceknya adalah bahkan sempat merasa heran melihat mereka semua merenovasi semua lantai 1 dalam akan terkejut jika mereka mengganti posisi beberapa korupsi Padahal selama ini tidak pernah ada yang menggeser kursi itu padahal juga sama lebih suka jika kursinya ditatap seperti itu sejak dulu dan papa membiarkannya dalam penawaran terkejut melihat mereka menggantinya tetapi ketika dia bertanya mereka berkata jika semua ini sudah diperintahkan oleh pak rio mereka bahkan sudah membicarakannya dan menerima gambaran Dimana mereka harus merapihkan rumah adalah pun akhirnya hanya diam saja melihat tatanan kesukaan sama Mamanya Di mana kursi ditata sedemikian rupa dirubah oleh para pekerja itu adalah pun diam saja lagipula ini juga butuh suasana baru begitulah pacarannya karpet karpet merah kata yang sama maupun ditukar dengan karpet hijau.
"suasana baru ya non. hijau,"kata Ratmi membuyarkan lamunan Della.
"Ya bi, nggak apa. bosen juga merah terus," kilah Della tersenyum.