5. SAKITNYA BUNDA DEWI

1086 Kata
ini adalah tahun ke-6 pernikahan Dewi a tahun dan juga Adrian Pratama. Dewi sendiri saat ini tengah berusia 5 tahun dan tengah mengalami sekolah perdananya Taman kanak-kanak. pengasuhnya kini hanya 2 orang yang menjaga dirinya. menemaninya pergi ke sekolah baik juga menemaninya sehari-hari. dialog sudah terbiasa ditemani oleh dua orang penjaganya peserta juga Bodyguard dan juga sopirnya. biasanya dalam satu mobil itu Ada 5 orang bersama juga dengan 81 orang sopir sebagai Bodyguard dan juga 1/3 dan 2 orang sebagai asisten 8A titik dalam menikmati hidupnya yang begitu sempurna tersebut. adalah benar-benar bahagia dan kehidupannya saat ini. di adalah anak konglomerat kaya dengan kehidupan sebelum mewah dan serba instan. tidak ada satu orang pun yang tidak mau berteman dengan Dew bahkan para orang tua dengan senang hati memuji Della di hari pertama di sekolah. apalagi mengetahui jika Dewi adalah anak dari Adrian Pratama pengusaha terbesar di Indonesia ini yang telah sukses dan tengah mencari perusahaan perusahaan kecil untuk diajak bekerja sama dan mengajak untuk bangkit dan sukses bbersama. dalam menikmati hidupnya meskipun hanya ditemani oleh para asistennya dan juga pada bodyguard-nya. ibundanya Dewi Ambarwati lebih sering menghadiri acara talkshow ataupun wawancara singkat. dia sudah lebih memilih acara-acara ataupun syuting syuting hanya bermanfaat saja. sesekali Dewi akan dengan senang hati ikut syuting film namanya ini sebagai bintang tamu tidak harus menghabiskan waktu berminggu-minggu syuting. di lain waktu Dewi juga akan ikut serta dalam sebuah sinetron namun hanya beberapa tahun kemudian ia tidak lagi berada di sana. ia Dewi Ambarwati hanya mampu muncul sekali di sinetron namun bayarannya lebih tinggi daripada seorang pemain utama. namun akhir-akhir ini beberapa bulan terakhir ini Dewi Ambarwati mengalami sakit kepala ringan. terutama jika terlalu kelelahan dan S Meskipun tidak mengetahui apa yang sebenarnya ia derita Dewi juga tidak ingin terlalu sering mengeluhkan sakit yang tersebut apalagi di hadapan suaminya. Ia hanya berpikir ketika mengalami sakit kepala Ia hanya kurang beristirahat meminum pil sakit kepala akan mengurangi rasa sakit di kepalanya dan akan membuat tubuhnya kembali Fit karena itu dia sama sekali tidak mengeluh kepada siapapun juga selain kepada asisten pribadinya. "Aduh sepertinya kepalaku kumat lagi sedikit meriang apa aku terlalu kelelahan Kemarin saya pergi ke Inggris? dewi tolong ambilkan obat sakit kepalaku di dalam tas Apakah kau membawanya?" ujar Dewi Ambarwati kepada asisten Nia yang juga bernama Mary tersebut. Mari dengan senang hati memberikan obat sakit kepala tersebut kepada Dewi Ambarwati. setelah meminumnya Dewi pun memaksakan tubuhnya itu beristirahat. kemarin dirinya habis pergi ke Inggris ada acara pertemuan para senior selebritis disana taneti selain untuk menghadiri pertemuan tersebut Dewi Ambarwati pun sesekali berjalan dan menghabiskan liburan bersama para sahabat sahabat lamanya. "Meri, kontrak shooting sinetron kemarin berapa episode? bisakah dibatalkan saja? aku merasa kurang fit saat ini,"ujar Dewi setelah bangun dari tidurnya dan merasa tubuhnya lebih baik. "akan saja coba menghubungi mereka bu,"ujar Meri patuh lalu menghubungi seseorang. "Bagaimana Meri?"tanya Dewi pada asisten nya itu setelah meletakkan handphonenya. "Maaf mbak. Tapi mereka meminta tolong untuk tidak dibatalkan kontraknya. karwna mereka sangat mengharapkan kehadiran mbak di sinetron mereka. meskipun hanya satu episode saja. mereka sangat meminta tolong kepada mbak untuk ikutan shooting walaupun hanya untuk satu episode saja.  ataupun hanya dalam satu episode saja kehadiran ibu benar-benar membuat rating mereka menjadi meningkat padahal belum shooting dan belum ditayangkan kan. mereka hanya baru menulis ulasan bahwa minggu depan akan ada episode di mana Dewi Ambarwati akan hadir dalam dalam sinetron mereka. rating mereka langsung naik berkali-kali lipat. karena itu mereka memohon agar ibu tidak membatalkan kontrak syuting tersebut Bu. Jadi saya minta ibu sendiri mempertimbangkan kembali hal tersebut,"ujar Meri. Dewi kemudian memilih untuk melanjutkan shooting tersebut namun kini hanya dalam 2 episode saja. 1 episode tayangan dengan shooting setengah hari dalam suatu episode dengan shooting dari pagi hingga sore hari. dewi merasa kepalanya makai berputar-putar saja setelah syuting di hari tersebut. demi mengurangi rasa sakitnya merry kemudahan membawa dewi untuk pergi ke rumah sakit memeriksakan kondisi nya tersebut. kali ini dokter pribadi yang biasanya menangani dewi ambarwati meminta untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh. adrian pratama begitu sangat terkejut dan kaget mengetahui istrinya harus melakukan pemeriksaan menyeluruh. padahal selama ini istrinya itu terlihat baik-baik saja. adrian pratama kemudian meninggalkan seluruh pekerjaannya ada menemani dewi yang harus berada di rumah sakit di malam itu. " maafin dewi yang mas, dewi sebenernya akhir akhir ini sering merasa sering banget kelelahan dan terus-terusan merasakan sakit kepala. dewi sering minum obat sakit kepala secara rutin akhir-akhir ini. tapi kayaknya kali ini harus melakukan pemeriksaan menyeluruh biar tahu apa penyebab sakit kepala dewi yang trus terusan itu. maaf ya mas tidak pernah memberitahukan sakit ini. dewi merasa ini tidak seserius itu. maaf ya bikin mas khawatir,"ujar Dewi. meskipun sangat ingin marah kepada sang istri namun Adrian Pratama hanya tersenyum dan memeluknya dan melupakan semua kesalahan istrinya tersebut menyemangatinya bawa istrinya akan baik-baik saja dan tidak akan terjadi hal apapun yang perlu mereka cemaskan. "kamu jangan khawatir Sayang. di sini semuanya dokter yang terbaik. kamu pasti baik-baik saja. hanya kelelahan saja. kamu tidak perlu mengkhawatirkan apapun. kalaupun nanti kamu sakit, Aku akan memanggil seluruh dokter terbaik untuk menyembuhkan sakit kamu. kamu tidak perlu khawatir dan beristirahat saja. aku akan melakukan yang terbaik untuk kesehatan mu. tapi aku mohon, lain kali apapun yang kau rasakan. Bicaralah padaku apalagi engkau merasakan sakit seperti ini. aku tidak tega membiarkan mu berjuang seorang diri seperti ini Sayang," ujar Adrian dengan lembut dan penuh kasih. "Iya Mas baik. aku pasti akan sembuh. Mas jangan khawatir. Maaf ya sekali lagi merepotkan mas dan membuat Mas khawatir begini,"ujar  Dewi Ambarwati memegang tangan sang suami dengan erat. "Kamu ngomong apa sih sayang. Jangan bicara bwgitu. Kamu nggak rwpotin mas  kamu harus sembuh. Ingat ada Della yang masih bituh kamu sebagai ibunya. Hem?"adrian mengingatkan. "Della? jangan bilang apapun sama Dela ya mas. bilang aja Aku sedang ada pekerjaan di luar negeri atau pun di luar kota. Jangan bilang sama dia kalau aku lagi sakit mas. Jangan bilang apa pun sama Dela ya Mas janji? Jangan biarkan Della tahu kalau ibunya Tengah sekarat sakit atau apapun itu kumohon Mas,,"Dewi Ambarwati memohon kepada sang suami. "Tapi kenapa Dewi? kenapa dia nggak boleh tahu kalau kamu lagi sakit? Dia pasti akan sangat terluka Jika kamu menyembunyikan penyakit kamu ini dari dia. Emangnya kamu sakit apa sih? Kamu cuma kecapean aja Iya kan?" Tanya Adrian. "Aku enggak mau della nanti jadi kasihan sama aku dan bersedih atas penyakitku mas. Aku seperti ini sakit nyeri kepala biasa  aja mas. Sepertinya ini cukup marah.  aku bisa merasakan itu. Maaf ya Mas, "ujar Dewi Ambarwati menitikan air mata.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN