BUKTIKAN KATA-KATAMU

1169 Kata
Meski suaminya nampak meragukannya, tetapi Gita bersungguh sungguh dengan kalimatnya. ."Menjadi nyonya Rio adalah impiannku sejak dahulu. Melayaninya dan jadi ratu satu satunya dirumahnya, bahkan juga di hati mas Rio. Sekarang aku sudah jadi nyonya Rio, baru akan satu minggu, dan aku merusaknya. Ini gara gara sutradara maksa aku syuting sampai pagi, huh," keluh Gita bicara sendiri didalam mobilnya ketika akan menuju lokasi syuting. Gita tak ada jadwal syuting pagi hari ya biasanya kebagian jatah shooting siang menjelang sore hari waktu di mana ia sudah selesai beristirahat sudah pulang pagi-pagi tadi. ya kita memang sengaja memilih syuting di siang hari sampai pagi hari jadi ketika fajar dia pulang ke rumah istirahat hingga siang barulah sore atau siang dia akan melanjutkan syuting kembali begitulah siklus hidup kita selama ini tetapi untuk kali ini dia ingin merubahnya dia ingin meninggalkan sinetron yang sudah lama ya bintangnya bahkan hampir 1 tahun itu. "kok tiba-tiba sekali Mbak mau minta berhenti dari sinetron? Bukankah Mbak kemarin setuju untuk kita melanjutkan syuting terus bahkan mengajak striping juga menjelang 1000 episode kali ini mbak. mbak, Apa mbak yakin akan menggantikan posisi bintang utama di sinetron dengan orang lain? Bukankah ini Mbak udah sampai ratusan episode kita lakukan, kenapa tiba-tiba sekarang mbak Gitaa menyerah?" tanya sang sutradara heran melihat sikap Gita yang tiba tiba berubah. " Bapak kan tahu dan mengenal saya sejak lama bahkan Sebelum saya di atas dan meraih kesuksesan setinggi ini Bapak lah yang pertama kali mengaji saya syuting sinetron jadi bintang tamu jadi peran pembantu aja cuman sekali dua kali aja shooting dalam sehari tapi sekarang sampai saya menjadi seperti ini Bapak masih terus aja membantu saya untuk mengikuti karir saya tanya bapak juga tahu apa impian saya selama ini. kita sudah saling mengenal sejak lama. saya begitu mencintai Rio dan sekarang impian saya itu terwujud. saya menikahi pria yang sangat saya cintai sejak dulu bapak tahu itu kan?" tanya gita menatap sang sutradara, teman lama ya sudah selama ini cukup Setia mendampinginya di dunia keartisan. "Ya saya sangat tahu sekali impian kamu ini menjadi Nyonya Rio sang pengusaha besar itu cantik dan sekarang setelah mimpiin kamu jujur sama kamu pasti kamu ingin jadi seorang artis seperti besar? ada apa kita ada apa? Rio hanya mencintaimu sekali tetap selalu mencintaimu sejak dulu Sejak pertama kali lahir dan terjun ke dunia ini Apakah kau mengecewakannya?"tanya sutradara tidak mengerti. "aku Bukannya ingin meninggalkan dunia keartisan yang sudah membesarkan Namaku ini Pak Aku hanya ingin keluar dari sinetron ini Ya setidaknya kurangnya Lazada sinetronku tidak apa aku jadi perang pendapatnya saja. tidak apa aku akan syuting yang lain saja bukan berarti aku akan pergi dari dunia keartisan ini untuk selamanya bukan masalahnya tidak ingin aku pulang Terlalu pagi makan seperti kemarin dia pulang lebih dulu daripada aku sudah Aku bahkan tidak bisa menjaga anak kesayangannya itu. aku memang benar-benar sangat menyukai anak itu tak Kenapa dia selalu saja merepotkanku ya aku sadar betul dia adalah satu-satunya nak tapi Entahlah aku merasa jatuh terlalu berlebihan menjaga anak itu tapi aku bersungguh-sungguh ingin menjadi nyonya besar di rumah itu aku bersungguh-sungguh itu itu Karena itulah aku ingin mengalah kali ini," kata Gita menceritakan keinginannya. " Baiklah kan aku pikirkan lagi tapi tidak semudah itu mengganti kau di acara itu chord tetap syuting hari ini meskipun hanya sedikit kita akan mulai mengurangi pramudi sana aku akan berjanji berikan menjadi lebih sedikit daripada biasanya dan tidak akan sudah sampai pagi bahkan Kau hanya syuting di siang hari apa itu kamu yang kau mau? aku harap kau benar-benar serius dengan kata-katamu itu tidak keluar dari sini ke atasan aku sudah cukup banyak membantumu kau ingat bukan? untuk sampai ke titik ini bukanlah sesuatu hal yang mudah Gita. Kak tahu, banyak orang harus menemui sana-sini untuk sampai ke titik ini. kamu tau apa yang sudah saya lakukan untuk kamu sampai ke sini, apa Kau melupakan itu?" ucap sutradara menatap tajam Gita. "Tentu saya Saya ingin akan hal itu karena itulah saya masih berhubungan baik dan Bapak saya sangat berterima kasih sekali atas hal apapun yang terdapat lakukan dalam hidup saya sungguh tidak ada yang bisa saya lakukan untuk membalas kebaikan bapak itu Terima kasih banyak sudah membantu saya sampai titik ini Terima kasih juga sudah mengerti saya dan kondisi saya saat ini," ujar Gita menatap penuh arti kepada sang sutradara yang tidak lain adalah pamannya sendiri. "yah ya sudah lah mau bagaimana lagi kau sekarang sudah jadi orangnya besarkan hati jangan sampai kau kehilangan cintamu itu sekarang. Oh ya Jadi bagaimana dengan anak itu? apa dia cukup merepotkanmu? Bukankah dia sudah besar dan sudah sekolah menengah atas, Kenapa harus dijaga seperti itu? bukankah kau saja membebaskan anak semata wayang mu itu untuk kuliah bahkan terkadang pulang larut malam? tidak kalah malamnya dengan kau bekerja seharian. Kenapa? apa istimewanya anak itu?" tanya sang sutradara tidak paham. "Ya namanya juga anak semata wayang seorang pengusaha besar dia itu dari Raja diperlakukan oleh ayahnya tapi lihat saja nanti Seperti apa kok memperlakukannya aku tidak suka memanjakan seorang anak dengan kemewahan itu jadi kita lihat saja nanti Seberapa lama nanti kau kan bertahan aku juga sudah meminta bakteri untuk memberhentikan membantu mereka satu-satunya di rumah. Papa tahu sendiri kemarin perusahaannya sempat anjlok dari ya mengurangi semua pekerjaannya di rumah Ayah tinggal satu lagi asisten rumah tangga yang di rumah dan aku juga ingin menyingkirkan nya biar aku saja yang mau sama kita nantinya biar aku sendirian satu-satunya yang bisa mengelola rumah itu nantinya," ujar Gita tersenyum menatap sang paman. setelah mendapatkan persetujuan dari pamannya sendiri untuk mengurangi jadwal syuting nya kita pun bernapas lega Ia pun syuting beberapa di pagi hari itu dia melakukannya dengan sangat baik seperti yang sebelum-sebelumnya yg pernah ia lakukan. sutradara pun bertepuk tangan atas hasil yang telah dikerjakan kita padahal kita hanya istirahat beberapa jam biasanya dia akan menolak syuting di pagi-pagi seperti ini tapi sepertinya keponakan tersayangnya itu melakukan semuanya dengan sangat baik. terbukti mereka melakukan beberapa kali adegan dan langsung direkam tanpa harus di potong di sana sini. "mbak Gita kenapa syuting hari ini dari pagi? malah baru jam 4 sore kayak ini udah mau pulang?" tanya sang makeup cemberut. Ia adalah seorang penata rias lelaki alias b*****g yang selalu setia menemani Gita syuting sinetron selama setahun ini. "Aduh Lita Sayang, maaf ya aku pakai tadi pas ngerepotin kamu banget yang di bangunin kamu pagi-pagi? maaf ya. tapi aku tuh sekarang udah jadi Nyonya Rio, aku harus pagi-pagi buta ngurusin suami dan anak-anak aku sebelum mereka beraktifitas. jadi aku nggak bisa lagi syuting malam-malam. kalau aku syuting malam-malam itu artinya aku bakal bangun kesiangan. pagi tadi aja suamiku ngambek gara-gara aku nolak buat bikin dia kopi. padahal hanya secangkir kopi aja lu? lihat dia masih aja cemberut Jadi sekarang aku akan mengubah jadwal syuting. Yeah, dengan Pagi dan siang aja Lita. sore gini jam 4 aku mesti jemput anak kesayangan Suamiku itu di sekolah. jadi aku nggak bisa lagi syuting sore dan malem," ujar Gita menjelaskan. Ia merapikan sedikit make up di wajahnya kemudian meraih tasnya. "Jangan lupa jemput Della. buktiin kata katamu hari ini," kata Rio dalam pesan singkatnya untuk Gita.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN