Syukuran

1101 Kata

Berita bahagia itu sudah didengar Nardi dari Arkan langsung. Suami dari cucunya itu langsung menelponnya begitu dokter memberi tahukan kabar kehamilan Najma. Bahagia? Tentu saja dia sangat bahagia. Harapan yang dia pupuk selama ini akhirnya terwujud juga. Harapan akan tersambungnya garis keturunannya. Harapan yang dia letakkan pada Najma selaku satu-satunya penerusnya. Sepeninggal anak dan menantunya lima belas tahun silam, Nardi hanya bisa menumpukan harapan itu pada pundak Najma. Berharap cucunya itu cepat menikah dan memberikan cicit untuknya. Namun begitu, saat suatu hari seorang lelaki dewasa menemuinya untuk meminang sang cucu, dia sangat terkejut. Pasalnya selama ini dia tidak pernah mendengar kabar kedekatan sang cucu dengan lelaki manapun. Meskipun Najma dan Della beberapa ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN