William seketika bergeming, tatapan matanya nampak menatap ke arah samping melayangkan tatapan kosong. Otaknya kembali traveling memikirkan wanita bernama Nova yang sudah menyakiti perasaanya sedemikan rupa. Selama lima tahun ini, tidak pernah barang sedikit pun ia melupakan kenangan indah bersama wanita itu. Nova memang berhasil menorehkan luka di hatinya, tapi juga mengukir kenangan indah yang tidak mampu ia lupakan. Sejak perpisahan menyakitkan malam itu, William tidak pernah melihat wajah cantiknya lagi. Meskipun sesekali ia kerap mengunjungi kediamannya meski hanya melihatnya dari kejauhan. Namun, tidak sekalipun Nova menunjukkan batang hidungnya di sana. Ia bahkan tidak tahu apakah wanita itu masih hidup atau sudah tiada. Benar seperti apa yang baru saja diucapkan oleh Tommy, wanita

