29. Keyakinan Hati (2)

1618 Kata

29. Keyakinan Hati (2) "Makanya Azra, kalau Ummi bilang itu didengerin, dituruti. Insting seorang ibu itu kuat." obrolan di rumah ini masih seputar kedatangan Azra. "Iya Abi, Azra salah." "Lagian kenapa Mas Azra enggak urus kerjaannya lewat email aja sih dari awal, jadi kan enggak usah berangkat kemarin." Shaqi menyahut. Nadanya seperti protesan pada Azra. "Maunya gitu Dek, tapi memang Mas yang pengin ke sana langsung buatkan ke lapangan, sekalian ketemu langsung sama relasi." "Mas Azra sih, bandel!" "Iya, maaf ya, Dek." "Untung aja, Allah, terima kasih sakit perut ke Mas Azra." "Sakit kok untung, Dek." "Iya dong, gimana jadinya kalau kemarin pagi Mas Azra enggak sarapan soto, trus perutnya enggak sakit. Pasti Mas ikut ikut dan enggak jadi ketinggalan. Trus pesawatnya rusak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN