14. Ridho Ummi "Ummi enggak setuju ya, Bang !!!" Ammar terperanjat menyaksikan reaksi ummi Illyana. Di luar dugaan. Tadinya mengira jika ummi akan langsung disetujui dengan usulnya. Ternyata tidak. Malah ummi menolak keras. "Afwan Mi, kenapa memangnya. Kan, biar Ummi juga tenang, enggak kepikiran kalau Azra yang pergi," lirih Ammar melihat lekat sang ummi. Ummi Illyana menggeleng keras. "Pokoknya enggak boleh ada yang pergi sebelum pernikahan Azra selesai." "Tapi, Mi ..." "Enggak ada tapi-tapian Bang!" seru ummi dengan nada tegas. Ammar mematung. Hapal sekali dengan sikap sang ummi. Jika sudah bernada dinyatakan seperti ini maka tidak bisa dibantah lagi. "Assalamualaaikum ..." suara salam dari Arah pintu depan membuka ketipak langkah menuju tempat Ammar berdiri sekarang.

